ASPECT. Apa sih Aspect itu? ini bukan aspect dalam arti sebenarnya, tapi kepanjangan dari Angkatan Spectaculer. Waw, dalem banget ya?!. Aspect merupakan kegiatan magang di LK FMIPA, mulai dari BEM, DPM, dan Himpro masing-masing departement bagi angkatan baru di FMIPA. Pada tanggal 03 September 2013, diadakan temu perdana peserta Aspect 2013. Acaranya antara lain perkenalan LK dan pemilihan ketua angkatan. Ketua angkatan yang terpilih adalah Munasir dari Biokimia 49.
Adapun timeline kegiatan Aspect berikutnya adalah:
outbond 15 September 2013
magang di LK 16 September-16 Oktober
enterpreneur challange 29 Septembert
Kegiatan Aspect ini bertujuan untuk melatih softskill, public speaking, dan leadership. Semoga kegiatan Aspect ini dapat menumbuhkan semangat membangun bagi mahasiswa FMIPA.
FMIPA, JAYA.... !!!
MIPA, MIPA satu MIPA jaya.... !!!
Jangan pernah putus asa, lebarkan sayap dan terbanglah... gapailah mimpimu dan buat itu nyata. _Azh_
Total Tayangan Halaman
Total Tayangan Halaman
Sabtu, 07 September 2013
Sabtu, 09 Maret 2013
Ilmu Fisika dan Al-Quran
Al-Quran
diwahyukan kepada Nabi Muhammmad SAW sebagai petunjuk bagi kehidupan manusia.
Al-Quran merupakan sumber ilmu pengetahuan yang didalamnya banyak ayat yang mengisyaratkan tentang perintah
dan manfaat terhadap pengembangan ilmu
dan teknologi. Dalam hal ini manusia dituntut untuk mempelajari, merenungkan,
memikirkan, menelaah, dan menghayati ayat-ayat Allah yang tersirat dan
tersurat dalam Al-Quran. Di dalam Al-Quran
terdapat ayat-ayat Allah SWT yang menjelaskan objek kajian ilmu, yaitu alam,
manusia, dan kitab suci. Alam sebagai objek kajian ilmu selanjutnya melahirkan
disiplin ilmu kimia, fisika, matematika, biologi, antropologi fisik, astronomi,
kedokteran, farmasi, dan lain-lain.
Fisika
adalah sains yang mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam
lingkup ruang dan waktu. Ayat Al-Quran
yang berkaitan dengan ilmu fisika salah satunya tentang penciptaan langit dan
bumi dalam enam masa. Firman Allah SWT dalam Q.S Qaf ayat 38, “Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan
bumi dan apa saja yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun
tidak ditimpa kelelahan.” Berdasarkan penelitian/teori sejarah asal mula kehidupan dapat dikategorikan dalam enam
masa. Masa pertama, pada awalnya langit dan bumi merupakan suatu
kesatuan yang padu, dijelaskan dalam Q.S Al-Anbiya ayat 30. Kemudian menurut Teori Big Bag
(teori ekpansi ledakan) terjadi ledakan dahsyat yang memisahkan kesatuan
yang padu tersebut. Karena kondisi sekelilingnya dalam keadaan dingin, maka
mengakibatkan kondensasi (penggumpalan). Masa kedua, gravitasi mulai
berperan dan mulai muncul galaksi-galaksi yang terdiri atas bintang-bintang.
Juga muncul planet-planet termasuk planet bumi yang termasuk dalam tatasurya
matahari. Masa ketiga(masa Prokambium), kondisi bumi masih
cukup panas sehingga belum ada makhluk yang ada di bumi. Masa keempat (zaman Paleozoikum), pada
masa ini di bumi mulai terdapat kehidupan sederhana yang ditandai munculnya
hewan-hewan sejenis serangga dan amphibia. Masa
kelima (Mesozoikum), pada masa ini hewan-hewan sejenis reptil mulai muncul, dan
muncul pula hewan-hewan raksasa seperti Dinosaurus. Masa keenam
(Cenozoikum), pada masa inilah mulai muncul hewan-hewan mamalia, dan pada akhir
masa ini mulailah muncul manusia sebagai khalifah di muka bumi.
Selain
tentang penciptaan langit dan bumi, contoh lain keterkaitan antara ilmu fisika
dan Al-Quran adalah teori tentang relativitas waktu. Kini, relativitas waktu
adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui
teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya,
manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan
waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein,
secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan
bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak
seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya. Tapi ada
perkecualian, Al Qur'an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat
relatif. Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi; "Dan mereka
meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak
akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti
seribu menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 22:47); "Dia mengatur
urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu
hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (Al Qur'an,
32:5); "Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam
sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." (Al Qur'an, 70:4). (Harun
Yahya).
Contoh berikunya adalah lautan yang tidak bercampur satu sama lain. Firman Allah SWT, "Dia membiarkan dua lautan mengalir
yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tak dapat
dilampaui oleh masing-masing." (Al Qur'an, 55:19-20). Sifat lautan yang
saling bertemu, akan tetapi tidak bercampur satu sama lain ini telah ditemukan
oleh para ahli kelautan baru-baru ini. Dikarenakan gaya fisika yang dinamakan
"tegangan permukaan", air dari laut-laut yang saling bersebelahan
tidak menyatu. Akibat adanya perbedaan masa jenis, tegangan permukaan mencegah
lautan dari bercampur satu sama lain, seolah terdapat dinding tipis yang
memisahkan mereka. (Davis, Richard A., Jr. 1972, Principles of
Oceanography, Don Mills, Ontario, Addison-Wesley Publishing, s. 92-93.). Ketika
manusia belum mengetahui tentang ilmu fisika, tegangan permukaan, maupun ilmu
kelautan, Al-Quran telah menjelaskannya dari dulu, ketika mulai diturunkan
kepada Nabi Muhammad SAW, pada tahun 610 Masehi. Demikianlah beberapa
contoh tentang keterkaitan antar AlQuran dan ilmu fisika, karena AlQuran sumber
ilmuu pengetahuan.
Sumber
:
Buku
Teks Pendidikan Agama Islam (Furqon Syarief Hidayatulloh, S.Ag.,M.Pd.I)
http://www.shiar-islam.com/doc2.htm
http://ipa.smpn1randudongkal.sch.id/index.php?option=com_content&view=article&id=17:info
https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:XAW8RdbGGKkJ:f-adikusumo.staff.ugm.ac.id/artikel/alquran1.pdf+ilmu+pengetahuan+dan+alquran
http://id.harunyahya.com/id/books/9312/KEAJAIBAN_AL_QUR%92AN/chapter/10317
Minggu, 23 September 2012
info
Jangan
Pandang Ilalang Sebelah Mata
Oleh:
Astuti Alawiyah (G74120038)
Ilalang merupakan
jenis tumbuhan yang digolongkan kedalam suku rumput-rumputan. Nama ilmiahnya adalah Imperata cylindrica. Ilalang
dikenal juga dengan nama daerah
seperti alang-alang (Jawa), eurih (Sunda), ambengan (Bali) dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan
nama bladygrass, cogongrass, speargrass,
silver-spike, atau secara umum disebut satintail.
Rumput ini dapat
berkembangbiak dengan cepat, dengan benihnya yang tersebar bersama angin atau
melalui akar rimpangnya yang cepat menembus tanah yang gembur. Ilalang dapat
tumbuh di tanah-tanah yang cukup subur dengan sinar matahari yang banyak,
dengan kondisi lembab atau kering. Rumput ini biasanya sering dijumpai di lahan
bekas hutan yang rusak dan terbuka, sawah yang mengering, bekas ladang, di
tepian jalan yang terbuka dan lain-lain.
Secara
umum, ilalang dimanfaatkan untuk pakan ternak pemakan rumput, misalnya sapi dan
kerbau. Di Bali dan Indonesia Timur umumnya, daun ilalang digunakan untuk atap
rumah dan bangunan lainnya. Karena jalinan akar rimpangnya didalam tanah, serta
tutupan daunnya yang rapat, ilalang juga digunakan untuk melindungi lahan-lahan
terbuka yang mudah tererosi.
Selain
manfaat tersebut, ilalang juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal yang dapat
menyembuhkan berbagai penyakit. Dalam akar ilalang atau
alang-alang banyak ditemukan kandungan kimiawi yang berguna bagi tubuh kita.
Dalam akar
alang-alang terkandung imperanene yang ternyata mempunyai efek
menghambat agregasi trombosit (sel pembeku darah) sesuai hasil penelitian para
ahli dari universitas di Jepang. Efek menghambat agregasi trombosit ini sama
dengan efek yang ditimbulkan oleh asetosal (asam asetil salisilat) yang
digunakan untuk mencegah pembekuan darah pada penderita infark jantung. Selain imperanene,
terdapat Cylindol A yang
mempunyai efek menghambat enzim 5-lipoksigenase, maka pembentukan prostaglandin
yang menimbulkan rasa sakit atau nyeri pada otot dapat terhalangi. Bahan lain
yang terkandung yaitu Cylendrene mempunyai aktivitas menghambat kontraksi pembuluh darah pada otot
polos, sehingga sirkulasi darah tetap lancar. Graminone B menghambat penyempitan pembuluh darah aorta (pembuluh darah
terbesar). Menurut bagian R&D Sidomuncul, kedua bahan terakhir ini
dapat menimbulkan efek penurunan tekanan darah.
Dari hasil pengujian
ternyata ilalang mempunyai efek farmakologis atau dengan kata
lain tumbuhan ini mempunyai sifat: anti piretik/menurunkan panas, hemostatik/menghentikan
pendarahan, menghilangkan haus, diuretic/peluruh kemih dan masuk kedalam
meridian paru-paru, lambung juga usus kecil.
Cara
penggunaan akar atau daun ilalang untuk mengobati penyakit cukup sederhana.
Misalnya untuk mengobati penyakit asma, ambil 15 akar
ilalang yang masih segar kira-kira sepanjang telapak tangan. Cuci bersih
dari sisa tanah yang tersisa. Tumbuk akar ilalang tersebut sebagian, agar
sarinya dapat mudah larut dalam air. Rebuslah dengan 500ml air
atau 2 gelas berukuran sedang hingga mendidih selama 15 menit. Dinginkan
kira-kira hangat kuku, lalu tambahkan madu/ kayu manis untuk pemanis. Minum secara teratur selama seminggu. Selain
untuk mengobati asma, akar ilalang juga
dapat digunakan untuk mengobati jantung koroner, gangguan prostat, tekanan darah tinggi, kencing batu, batu ginjal, batu ampedu dan untuk mengatasi mimisan. Sebagai obat
herbal, akar ilalang mempunyai efek samping yang aman bagi tubuh. Akan tetapi,
khasiatnya tidak akan langsung terasa, pemulihannya lambat disesuaikan dengan
kondisi tubuh. Maka mengkomsumsinya harus secara teratur.
Dengan
cukup banyaknya manfaat ilalang bagi kehidupan manusia, maka kita jangan
mengganggap ilalang sebelah mata. Ilalang bukan hanya gulma yang menggangu dan
tidak bermanfaat.
Sumber:
http://pakbuz.wordpress.com/2012/04/17/sumbangsih-ilalang-bagi-manusia/
http://www.wikipedia.com
![]() |
| Ilalang mudah ditemukan di tempat yang mendapat sinar matahari yang cukup |
Jumat, 27 Juli 2012
The book Review : Twilight
Title : Twilight
Author : Stephenie Meyer
Genre :
Fiction
Publisher :
PT. Gramedia Pustaka Utama
Place and
Date
publish : Jakarta, Maret 2009
Pages :
512 pages
Isabella
Swan (Bella) is a new student at Fork High School. She has little bit different
with her new friends, she always felt crisis confident. At Fork City, she meet
Edward Cullen, her classmate. Edward is a mysterious man who’s so handsome, he
has beautiful skin, a gilt eyes and melodious voice. Edward make Bella falling
in love, she never felt that before.
Edward with his family are inhabit
with the other people. Long time, they successful hidden their identity. But
then, Bella know who’re they, they are vampire –vegetarian vampire-. She know
the death always trethen her live when she near Edward. But she can’t resist
her felt if she has a crush on Edward.
One day, when Bella and Cullen’s
family enjoy playing bisball at a field, they meet the other vampire –Laurent,
James and Victoria-. They are very surprised when they see and smell human
between vampires. They are attacted with Bella’s smell and they want her blood.
After that, they always hunting for Bella, especially James. Edward with his
family protected Bella from the hunter and the thiller challenge is begin. This
is a forbidden love story and like forbidden love else, this love don’t know
the way return.
Stephenie Meyer, the book’s author, managed to make the readers captivated
by the figure of the
perfect Edward. Even when Bella faced by great confusion, the
authors were able to make the
reader to feel the inner conflict
felt by Bella. Three-quarters
of the book contains a story of love and
feelings the story
of how the main character
falling in love to her lovely vampire.
Approximately by the end of the book, then came
conflicts raise enough
tension. However,
the lack of this
book is too forward Bella’s
feeling , so the story is a bit too melancholy and lilting. This fiction novel will
enchanted the readers, and unquestionably will look forward to continued part
of Twilight trilogy, New Moon, Eclipse, and Breaking Dawn.
Name
:
Astuti Alawiyah
Class : XII
IPA 2
Langganan:
Komentar (Atom)
